Mr.BOB Academia – Kamu lagi mengincar kursi PNS tahun ini? Kalau iya, ada satu hal yang mungkin belum kamu siapkan dengan serius yaitu sertifikat TOEFL untuk CPNS.
Banyak peserta CPNS yang fokus belajar TKD (Tes Kompetensi Dasar) dan SKB (Seleksi Kompetensi Bidang), tapi lupa bahwa beberapa instansi pemerintah punya syarat tambahan yaitu skor TOEFL.
Di artikel ini akan membahas tuntas 14 instansi pemerintah yang mewajibkan TOEFL sebagai syarat CPNS. Yuk simak penjelasannya dibawah.
Daftar Lengkap Instansi yang Mewajibkan TOEFL bagi Pelamar
Tahun demi tahun, jumlah instansi yang memasukkan TOEFL dalam syarat administrasi memang dinamis. Namun, ada instansi yang konsisten meminta syarat TOEFL tersebut. Berikut adalah daftar instansi pusat yang biasanya mewajibkan syarat tersebut:
1. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu)
Kemenlu adalah instansi yang tugasnya berhadapan langsung dengan diplomasi internasional, jadi kemampuan bahasa Inggris adalah syarat mutlak. Bahkan untuk jalur diplomat, seleksi bahasa bisa lebih ketat lagi.
2. Mahkamah Agung (MA)
Untuk beberapa formasi di Mahkamah Agung (MA) membutuhkan persyaratan TOEFL. Terutama untuk formasi hakim dan beberapa posisi staf tertentu.
3. Badan Intelijen Negara (BIN)
BIN salah satu instansi yang pasti mewajibkan sertifikat TOEFL karena mereka bekerja dalam lingkungan multilingual.
4. Kementerian Keuangan (Kemenkeu)
Kemenkeu adalah salah satu kementerian paling bergengsi di Indonesia. Mereka rutin berinteraksi dengan lembaga keuangan internasional seperti IMF, World Bank, dan ADB.
5. Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)
Kemenkumham mensyaratkan TOEFL terutama untuk formasi yang berkaitan dengan hukum internasional, imigrasi, dan kerja sama bilateral.
6. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
BPK sebagai auditor keuangan negara memiliki standar audit internasional (ISSAI, IIA Standards). kemampuan membaca dan memahami dokumen berbahasa Inggris adalah hal yang krusial.
7. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)
Kementerian yang mengurusi pendidikan pun mensyaratkan TOEFL terutama berlaku untuk formasi peneliti, dosen, dan analis kebijakan pendidikan.
Kemendikbudristek juga sering berkolaborasi dengan UNESCO dan institusi pendidikan internasional, sehingga kemampuan bahasa Inggris sangat dibutuhkan.
8. Badan Pusat Statistik (BPS)
BPS bekerja sama dengan berbagai badan statistik internasional seperti UN Statistics Division dan ASEAN Statistics.
Untuk formasi statistisi dan analis data tertentu, BPS mewajibkan pelamar melampirkan sertifikat TOEFL.
9. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Para peneliti di BRIN dituntut untuk mampu mengakses jurnal-jurnal ilmiah internasional, mempublikasikan hasil riset di jurnal bereputasi, serta berkolaborasi dengan ilmuwan mancanegara.
10. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)
Bappenas adalah dapur perencanaan pembangunan Indonesia. Mereka intens berdiskusi dengan lembaga donor internasional, bank pembangunan multilateral, dan mitra strategis dari berbagai negara.
11. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
KPK aktif dalam jejaring antikorupsi internasional seperti UNCAC (UN Convention Against Corruption) dan INTERPOL. Koordinasi dengan lembaga penegak hukum negara lain membutuhkan kemampuan bahasa yang mumpuni.
12. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
OJK mengawasi seluruh sektor jasa keuangan di Indonesia, termasuk yang melibatkan perusahaan asing dan lembaga keuangan multinasional. Regulasi internasional seperti Basel III, FATF, dan IOSCO menjadi bahan bacaan sehari-hari.
13. Bank Indonesia (BI)
BI adalah bank sentral yang berinteraksi langsung dengan Bank for International Settlements (BIS), IMF, dan bank sentral negara lain.
Laporan kebijakan moneter, riset ekonomi, dan komunikasi internasional dilakukan dalam bahasa Inggris.
14. Kementerian BUMN
Kementerian BUMN mengawasi ratusan perusahaan milik negara yang kini semakin go internasional. Kementerian BUMN pun mensyaratkan TOEFL untuk memastikan calon pegawainya bisa mendukung misi besar ini.
Memahami Jenis-Jenis TOEFL untuk CPNS
TOEFL ITP: Primadona di Seleksi CPNS
Institutional Testing Program (ITP) adalah jenis tes yang paling sering diminta di semua instansi. Kenapa?
Karena harganya relatif terjangkau (sekitar Rp550.000 – Rp600.000) dan mencakup tiga aspek: Listening, Structure & Written Expression, serta Reading.
Agar persiapan mu sebelum tes TOEFL makin matang dan biaya tes yang kamu keluarkan tidak sia-sia, kamu bisa mencoba 9 website Simulasi TOEFL Gratis sebagai latihan.
TOEFL iBT dan PBT: Apa Bedanya?
Kalau iBT (internet-Based Test) itu levelnya internasional. Ada tes Speaking dan Writing-nya. Harga untuk tes ini cukup mahal oleh karena itu TOEFL ITP saja sudah cukup untuk daftar CPNS.
Hati-hati dengan TOEFL Prediksi (Prediction Test)
Jangan tergiur harga murah yang menawarkan TOEFL Prediction 50 ribuan. Karena mayoritas instansi pemerintah menolak sertifikat prediksi. Mereka hanya mau sertifikat resmi dari lembaga yang punya lisensi dari ETS (Educational Testing Service).
Rincian Standar Skor Minimal TOEFL di Berbagai Instansi
Skor minimal ini ibarat “passing grade” awal. Kalau kurang 1 poin saja, sistem SSCASN bisa langsung menolak berkas mu.
Standar “Sultan”: Instansi dengan Skor Tinggi (500-550)
Kemenlu biasanya minta skor minimal 550 untuk jabatan diplomat. Kemenko ESDM juga sering memasang angka di atas 500.
Standar Menengah: Skor 450 – 475
Kebanyakan kementerian seperti Kemenperin, Kominfo, atau Kejaksaan Agung berada di rentang ini. Skor 450 itu sebenarnya “aman-aman saja” buat kamu yang pernah belajar bahasa Inggris dasar di sekolah.
Jabatan Khusus dengan Syarat Skor Lebih Rendah
Ada beberapa posisi yang hanya minta skor 400 atau bahkan hanya melampirkan sertifikat tanpa batasan skor tertentu. Tapi sebaiknya, incarlah skor minimal 450 supaya kamu punya pilihan instansi yang lebih luas.
Lembaga Penyelenggara TOEFL Resmi yang Diakui oleh Instansi Pemerintah
IIEF dan Jaringannya di Seluruh Indonesia
IIEF (Indonesian International Education Foundation) adalah pemegang lisensi resmi TOEFL ITP di Indonesia. Carilah lembaga bahasa yang bekerja sama dengan IIEF. Biasanya di website mereka ada daftar mitra resminya.
Pusat Bahasa Universitas: Amankah untuk CPNS?
Banyak Universitas Negeri (PTN) punya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa. Biasanya sertifikat TOEFL dari PTN besar diterima oleh instansi CPNS.
Namun, pastikan kembali di pengumuman instansinya: apakah mereka minta TOEFL ITP resmi atau boleh “TOEFL Sejenis” dari Perguruan Tinggi.
Penutup: Siapkan Syarat TOEFL untuk CPNS
Syarat TOEFL untuk CPNS memang terlihat memberatkan tetapi, kamu bisa memulai dengan cari jadwal tes terdekat dan mulai latihan. Pastikan sertifikat mu asli, skornya cukup, dan instansinya pas.
Biar rencana kuliah di luar negeri dan beasiswa impianmu makin matang, jangan lupa ikuti update terbaru di Instagram, TikTok, dan YouTube Mr.BOB Academia, ya!
Nah, buat kamu yang lagi pusing atau overthinking soal skor IELTS/TOEFL yang belum sesuai target, jangan nyerah dulu. Chat kita di WhatsApp yuk! Kita siap jadi teman diskusi buat wujudin mimpi kamu itu. Semangat!






Leave a Comment