Lebih Baik TOEFL atau IELTS untuk Kerja? Ini Panduan Lengkap Sebelum Ambil Tes

Fadhilah Nur Ardiyani

October 30, 2026

5
Min Read
toefl atau ielts untuk kerja

Mr.BOB Academia – Bayangkan kamu menemukan lowongan kerja impian dengan gaji idaman di LinkedIn. Semua syarat sudah pas, sampai kamu membaca satu baris yaitu wajib melampirkan sertifikat TOEFL atau IELTS.

Seketika kamu bingung memilih mana yang paling tepat untuk melamar kerja. Apalagi, biaya tes resmi tidak murah dan bisa menguras tabungan mu. Kamu tentu tidak mau salah pilih lalu ditolak HRD. Yuk, simak panduan praktis ini agar kamu bisa menentukan tes yang tepat, hemat biaya, dan lolos seleksi kerja dengan mudah! 

toefl atau ielts untuk kerja

Mengenal Dasar TOEFL dan IELTS di Dunia Kerja

Memilih antara TOEFL atau IELTS untuk kerja harus sesuai kebutuhanmu. TOEFL berfokus pada aksen Amerika, dan untuk melamar kerja profesional kamu wajib mengambil TOEFL iBT, bukan ITP yang minim tes berbicara.

Sementara itu, IELTS memakai aksen global. Jika tujuanmu murni bekerja atau mengurus visa kerja, pilihlah varian IELTS General Training karena materinya jauh lebih praktis dan relevan dengan percakapan kantor sehari-hari dibanding varian Academic.

Baca juga : Kupas Tuntas Bedanya TOEFL, IELTS, dan TOEIC Sebelum Kamu Daftar Tes

Kebutuhan Berdasarkan Jenis Perusahaan dan Lokasi Kerja

Setiap ekosistem bisnis memiliki preferensi, budaya kerja, dan regulasi internal tersendiri terhadap sertifikasi bahasa Inggris. Untuk itu kamu perlu tahu jenis sertifikat yang diperlukan di setiap perusahaan impianmu.

Perusahaan BUMN dan Instansi Pemerintah di Indonesia

Jika target mu lolos seleksi CPNS atau BUMN, TOEFL adalah pilihan paling pas. Mayoritas instansi pemerintah hanya meminta TOEFL ITP atau tes prediksi sebagai syarat administrasi. Mengambil IELTS resmi justru kurang hemat, karena sertifikat TOEFL institusional lokal yang terjangkau sudah cukup untuk meloloskan berkas lamaranmu. 

Perusahaan Swasta Nasional dan Startup Unicorn

Startup dan perusahaan swasta biasanya menerima TOEFL iBT maupun IELTS secara setara. Bagi mereka, sertifikat hanyalah tiket awal seleksi berkas. Ujian sesungguhnya ada saat wawancara kerja, ketika wawancara langsung menguji kemampuan bahasa Inggrismu secara tatap muka untuk membahas studi kasus pekerjaan sehari-hari. 

Perusahaan Multinasional (MNC) di Indonesia

Untuk bersaing di perusahaan global, kemampuan komunikasi aktifmu sangat diuji. HRD di perusahaan multinasional sangat menyukai IELTS karena mencerminkan kelancaran bicara dan menulis mu saat rapat internasional. Namun, kamu tetap punya peluang besar jika memegang skor TOEFL iBT yang tinggi dan memuaskan. 

Melamar Kerja ke Luar Negeri dan Pengurusan Visa Kerja

Jika sasaran karir mu adalah ke luar negeri maka pertimbanganya bukan cuman di preferensi HRD tetapi juga regulasi imigrasi negara tujuan mu.

Destinasi Commonwealth: Australia, Inggris, Selandia Baru, dan Kanada

Bila mimpimu bekerja di negara persemakmuran, kamu wajib memilih IELTS General Training. Pihak imigrasi di negara-negara ini menjadikannya syarat mutlak untuk penerbitan visa kerja terampil. Bahkan di Inggris, kamu harus mengambil varian IELTS for UKVI agar berkas visa mu disetujui kedutaan. 

Destinasi Amerika Serikat, Asia Timur, dan Eropa Non-Commonwealth

Jika kamu mengincar karier di Amerika Serikat atau kawasan Asia Timur seperti Jepang dan Korea Selatan, TOEFL memiliki reputasi yang sangat kuat. Sementara itu, untuk negara-negara Eropa seperti Jerman atau Belanda, kamu bebas memilih karena keduanya diterima luas dengan setara. 

Baca juga : Daftar Lengkap 14 Instansi yang Mewajibkan Syarat TOEFL untuk CPNS 

Berapa Skor Minimal TOEFL atau IELTS yang Dilirik HRD?

Punya sertifikat resmi baru langkah awal karena skor mu yang menentukan kamu dipanggil wawancara atau disingkirkan. Jangan puas dengan batas minimal jika ingin dilirik oleh HRD. 

Standar Benchmark Skor Aman Secara Umum

Agar lamaranmu aman, targetkan minimal skor IELTS 6.5 atau TOEFL iBT 85. Namun, jika kamu ingin lebih menonjol saat melamar ke perusahaan multinasional bergengsi atau program management trainee, usahakan raih skor IELTS 7.0–7.5 atau TOEFL iBT di atas 100. 

Perbedaan Kebutuhan Skor Berdasarkan Fungsi Jabatan

Target skor mu harus menyesuaikan posisi kerja yang kamu lamar. Pada bidang teknis seperti IT atau analisis data, skor IELTS 6.0 atau TOEFL iBT 75–80 sudah cukup aman karena HRD lebih mementingkan portofolio mu. Sebaliknya, jika kamu melamar posisi komunikasi seperti marketing, humas, atau konsultan, kamu wajib mengincar skor tinggi, minimal IELTS 7.5 atau TOEFL iBT 100, karena kamu akan sering bernegosiasi dengan klien internasional. 

Melihat kebutuhan skor minimal di atas untuk setiap tes TOEFL dan IELTS maka kamu perlu mempersiapkannya dari jauh-jauh hari. Yuk, konsultasikan rencana karir dan studimu dengan tim expert Mr.BOB Academia. Klik konsultasi sekarang dan mulai langkahmu hari ini!

Framework: Cara Memilih yang Paling Pas untuk Profil Kerjamu

Jika kamu masih menimbang-nimbang antara kedua opsi tersebut, terapkan tiga langkah sistematis berikut untuk menentukan langkah terbaik sesuai kebutuhan pribadimu:

Langkah 1: Audit Persyaratan Resmi Perusahaan Target

Cek selalu syarat resmi di lowongan impianmu. Pastikan jenis tes yang diminta, apakah TOEFL iBT, ITP, atau modul IELTS tertentu. Mengetahui aturan pasti dari HRD sejak awal akan mencegahmu membuang uang untuk tes yang keliru. 

Langkah 2: Kenali Gaya Komunikasi dan Kenyamanan Personal mu

Pilihlah tes yang sesuai gaya bicaramu. Ambil TOEFL iBT jika kamu lebih percaya diri berbicara sendiri di depan komputer. Sebaliknya, pilih IELTS bila kamu lebih luwes saat mengobrol langsung secara tatap muka dengan penguji manusia. 

Baca juga : Kisah Sis Anggi: Raih Peluang Kerja Remote Luar Negeri Berbekal IELTS

Langkah 3: Hitung Biaya, Waktu Persiapan, dan Validitas Sertifikat

Kedua sertifikat ini hanya berlaku dua tahun dengan biaya jutaan rupiah. Ikuti simulasi tes terlebih dahulu untuk mengukur kemampuanmu. Ambil tes yang target skor mu paling cepat tercapai agar persiapanmu efisien dan sertifikat tidak cepat kadaluarsa. 

Penutup

Pilihlah tes yang paling cocok dengan tujuan karirmu. TOEFL sangat pas untuk instansi dalam negeri atau perusahaan Amerika, sedangkan IELTS cocok untuk berkarir di luar negeri dan mengurus visa. Kenali kebutuhan perusahaan impianmu, persiapkan dirimu lewat latihan rutin, dan raih sertifikat yang siap melejitkan karier profesional mu! 

Jadi, tunggu apa lagi? Biar rencana kuliah, beasiswa, dan karir impianmu makin matang, jangan lupa ikuti update terbarunya di Instagram, TikTok, dan YouTube Mr.BOB Academia, ya! Nah, buat kamu yang lagi pusing atau overthinking soal skor TOEFL/IELTS yang belum sesuai target, jangan nyerah dulu. Yuk chat kita di WhatsApp. Good luck, future global scholars!   

Related Post

Leave a Comment