Strategi Jitu Taklukkan IELTS Listening dan Reading untuk Pemula

Fadhilah Nur

May 25, 2026

8
Min Read
ielts listening dan reading

Mr.BOB Academia – Siapa disini yang langsung keringat dingin begitu mendengar kata “IELTS”? Menghadapi tes bahasa Inggris standar internasional ini memang seringkali memicu overthinking

Nah, artikel ini akan membedah materi eksklusif yaitu cara menaklukkan Listening dan Reading IELTS. Yuk, siapkan catatan, dan mari kita bedah strateginya satu per satu!

ielts listening dan reading

Mengenal Format Dasar IELTS

Sebelum kita melangkah terlalu jauh, kita harus mengenali dulu format dasar tes IELTS. Agar kamu lebih mengenal dengan ritme dan manajemen waktu ujiannya.

Perbedaan Singkat: Academic vs General Training

Secara umum, format waktu dan jumlah soal untuk tipe Academic maupun General Training adalah sama. Namun, jenis teks yang akan kamu lahap sangat berbeda. 

Versi Academic ditujukan untuk kamu yang ingin berburu beasiswa bergengsi (seperti LPDP, MEXT, atau GKS) dan kuliah di luar negeri. Teksnya diambil dari jurnal ilmiah, majalah sains, dan laporan riset yang bahasanya cukup berat. 

Sementara itu, General Training biasanya digunakan untuk keperluan migrasi kerja atau non-akademik, di mana teksnya lebih ramah lingkungan seperti iklan, buku panduan perusahaan, atau artikel koran umum.

Mengupas 4 Bagian IELTS Listening & Tips Menaklukkannya

IELTS Listening, di sini audio hanya akan diputar satu kali. Tidak ada tombol reply. Untungnya, struktur Listening ini berpola dari yang paling mudah hingga yang paling rumit. Mari kita bedah keempat bagian tersebut.

Listening Section 1: Daily Conversations

Bagian pertama adalah pemanasan. Formatnya berupa percakapan sehari-hari antara dua orang, baik secara langsung maupun via telepon. 

Topiknya sangat membumi, misalnya seseorang yang ingin memesan kamar hotel, mendaftarkan diri ke pusat kebugaran, atau menyewa jasa pengiriman barang.

Awas Jebakan: Koreksi Instan dan Ejaan

Di sini, fokus utamamu adalah menangkap detail spesifik seperti nama, tanggal, nomor telepon, dan angka

Terdengar gampang, kan? Jangan salah. Di sinilah jebakannya sering dipasang. Penutur dalam audio sering kali melakukan koreksi instan di tengah jalan.

Contoh: “My phone number is 0812-345-678… oh wait, sorry, I changed my number last month, it’s actually ended with 679.”

Kalau kamu terburu-buru menulis angka 678 tanpa mendengarkan kalimatnya sampai selesai, melayanglah satu poin berhargamu. 

Selain itu, kuasai juga cara mengeja huruf (spelling) dalam bahasa Inggris karena nama orang atau nama jalan yang tidak umum akan dieja satu per satu oleh penutur.

Listening Section 2: Informative Monologue

Selanjutnya, kamu akan mendengarkan satu orang berbicara (monolog) dalam konteks sosial non-akademik. 

Contohnya, seorang pemandu wisata yang menjelaskan fasilitas di sebuah taman nasional, atau perwakilan kampus yang mengenalkan fasilitas gedung baru kepada mahasiswa baru.

Trik Membaca Peta Tanpa Tersesat

Tipe soal yang sangat legendaris di Section 2 ini adalah soal denah atau petunjuk arah (maps and directions). 

Banyak orang langsung pusing melihat gambar denah hitam putih yang penuh dengan kotak-kotak kosong.

Trik jitunya: manfaatkan waktu beberapa detik sebelum audio berputar untuk berorientasi pada peta. Cari tahu di mana posisi mata angin (North, South, East, West) dan di mana titik awal kamu berdiri (biasanya ditandai dengan “You are here” atau pintu masuk utama). 

Saat audio berjalan, bayangkan pensilmu adalah orang yang sedang berjalan mengikuti instruksi pembicara. Gunakan logika prediksi untuk menebak jenis fasilitas apa yang kira-kira cocok diletakkan di area tertentu.

Listening Section 3: Academic Discussions

Di bagian ketiga ini, atmosfernya mulai berubah menjadi lebih serius. Kamu akan mendengarkan diskusi akademik yang melibatkan 2 hingga 4 orang. 

Biasanya berupa obrolan antara sekelompok mahasiswa yang sedang membahas proyek kelompok, atau mahasiswa yang sedang berkonsultasi mengenai tugas akhir dengan dosen pembimbing mereka.

Menangkap Opini di Balik Paraphrasing

Tantangan terbesar di sini adalah kamu harus mengidentifikasi opini pembicara dengan jelas. Pertanyaannya seringkali berupa pilihan ganda yang panjang.

Ingat, pilihan jawaban di lembar soal hampir pasti menggunakan teknik paraphrasing (penyampaian ulang dengan kata yang berbeda namun maknanya sama). 

Jangan harap kamu akan mendengar kata yang persis sama dengan opsi A, B, atau C. Fokuslah pada esensi dari apa yang disetujui atau ditolak oleh karakter dalam diskusi tersebut.

Listening Section 4: Academic Lecture

Ini dia rajanya semua bagian di Listening: Section 4. Formatnya berupa kuliah akademik murni yang disampaikan oleh seorang profesor atau peneliti. 

Tidak ada jeda di tengah-tengah bagian ini, audionya mengalir terus dari awal sampai akhir, dan topiknya bisa sangat spesifik, seperti sejarah pembuatan layang-layang oleh suku Maori di Selandia Baru.

Berselancar di Antara Signposting Words

Bagaimana cara bertahan hidup di bagian tersulit ini? Kuncinya adalah mengikuti signposting words (kata penanda arah informasi). Anggap kata-kata ini sebagai lampu rambu lalu lintas yang memandu jalanmu.

Ketika pembicara berkata “Moving on to the next point…”, itu adalah tanda bagimu untuk menggeser pandangan matamu ke baris pertanyaan berikutnya di lembar soal. 

Ketika mereka mengatakan “In contrast to previous findings…”, bersiaplah mendengarkan poin perbandingan. 

Jangan biarkan pikiranmu melamun, ikuti terus struktur presentasi sang profesor melalui kata-kata penanda tersebut.

Golden Tips Menghadapi Listening secara Umum

Selalu baca pertanyaan terlebih dahulu sebelum audio diputar agar otakmu tahu informasi apa yang sedang dicari.

  • Awasi batasan kata (word limits), misalnya jika perintahnya WRITE ONE WORD ONLY, maka menulis dua kata otomatis salah.
  • Latihlah telingamu dengan berbagai macam aksen (bukan cuma Amerika, tapi juga British, Australian, hingga New Zealand accent).

Strategi Jitu Menjawab Berbagai Tipe Soal IELTS Reading

Kita berpindah ke arena berikutnya: IELTS Reading. Disini kamu tidak boleh mengartikan kata demi kata di dalam teks, hal itu akan menghabiskan banyak waktu untuk 1 soal saja. Untuk itu mari kita pelajari trik yang jauh lebih cerdas.

Menguasai Vocabulary Signals (Kata Hubung Kunci)

Di dalam teks ilmiah yang rumit, kamu tidak perlu memahami arti dari setiap kata ajaib yang dikeluarkan penulis. Yang perlu kamu pahami adalah alur logika dari tulisan tersebut. 

Cara termudahnya adalah dengan mencari Vocabulary Signals atau kata hubung transisi. Berikut adalah tiga kategori sinyal utama yang wajib kamu buru:

  • Contrast (Pertentangan) 

Contoh katanya adalah however, although, dan nevertheless

Sinyal ini menandakan adanya perubahan arah opini, kompromi, atau bantahan fakta dari kalimat sebelumnya.

  • Cause-Effect (Sebab-Akibat) 

Contoh katanya adalah therefore, consequently, dan as a result

Sinyal ini menunjukkan kesimpulan penting, hasil akhir riset, atau dampak langsung dari suatu fenomena.

  • Addition (Tambahan) 

Contoh katanya adalah moreover, furthermore, dan in addition

Sinyal ini menandakan bahwa penulis sedang memberikan argumen pendukung ekstra yang selaras dengan poin sebelumnya.

Dengan memperhatikan sinyal-sinyal ini, kamu bisa dengan cepat menangkap apakah sebuah kalimat merupakan sebuah kesimpulan penting atau sekadar ilustrasi tambahan tanpa perlu membuka kamus.

Trik Menghadapi “Matching Headings” (Mencocokkan Judul Paragraf)

Soal tipe ini menyuruhmu memilih judul (heading) yang paling pas untuk setiap paragraf dalam teks. Jangan membaca seluruh paragraf dari awal sampai akhir secara detail baru memilih judul. Waktumu akan habis!

Strategi terbaiknya: Fokus pada ide-ide utama dan abaikan detail-detail kecil. 

Terapkan teknik membaca kilat dengan membaca kalimat pertama dan kalimat terakhir dari setiap paragraf. 

Di sinilah biasanya para penulis meletakkan kalimat utama (topic sentence) dan kalimat kesimpulan mereka. Jika kamu sudah menangkap inti dari dua kalimat tersebut, kamu biasanya langsung bisa mencocokkannya dengan daftar judul yang tersedia.

Strategi Membedakan “True / False / Not Given”

Ini dia jenis soal yang paling sering membuat peserta IELTS bertengkar dengan logika mereka sendiri. Mari kita buat definisinya menjadi sangat sederhana dan absolut agar kamu tidak bingung lagi:

  • TRUE 

Jika informasi yang ada di soal memiliki makna yang sama persis atau mendukung penuh apa yang tertulis secara eksplisit di dalam teks.

  • FALSE 

Jika informasi di soal secara jelas bertentangan atau berkontradiksi dengan fakta yang ada di dalam teks.

  • NOT GIVEN 

Jika informasi di soal tidak disebutkan sama sekali, atau tidak ada data yang cukup di dalam teks untuk membuktikan atau menyangkal kebenarannya.

Ingat, jangan pernah berasumsi atau menggunakan pengetahuan umum pribadimu! 

Jika teks membahas tentang Online Learning dan di soal dikatakan bahwa “Online learning has become less popular in recent years”

Padahal di teks tertulis “Online learning has become increasingly popular around the world”, maka jawabannya mutlak FALSE karena ada kontradiksi yang nyata. 

Namun, jika soal mengatakan “Online learning is preferred by 90% of students”, sementara teks hanya bilang itu populer tanpa menyebutkan persentase angka, jawabannya adalah NOT GIVEN.

Trik “Sentence & Summary Completion” (Melengkapi Kalimat/Ringkasan)

Soal jenis ini mengharuskanmu mengisi ruang kosong di dalam sebuah ringkasan teks atau kalimat pendek. Trik terbaik untuk menghemat waktu di sini adalah dengan memanfaatkan petunjuk tata bahasa (grammar clues).

Apakah kata yang hilang itu posisinya terletak setelah kata sifat? Berarti kata yang dicari kemungkinan besar adalah noun (kata benda). 

Apakah kalimat tersebut merupakan kalimat pasif yang membutuhkan kata kerja bentuk ketiga (Verb 3)? 

Dengan menyaring jenis kata berdasarkan struktur tata bahasa, pencarian katamu di dalam teks yang luas akan menjadi jauh lebih sempit dan akurat.

Dua aturan emas yang tidak boleh dilanggar untuk tipe soal ini:

  1. Copy exact words

Salin kata dari teks secara persis tanpa mengubah imbuhan, bentuk jamak/tunggal, atau ejaannya.

  1. Respect word limits

Patuhi aturan batasan kata yang tertera di instruksi soal (misalnya: NO MORE THAN TWO WORDS). Jika kamu menulis tiga kata, jawabanmu otomatis dianggap salah meskipun maknanya benar.

Penutup & Langkah Selanjutnya

Menaklukkan ujian IELTS, terutama bagian Listening dan Reading, sejatinya tidak seseram yang kamu bayangkan. Langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah mempraktikkan semua strategi di atas secara konsisten. 

Biar rencana karir, kuliah di luar negeri, dan beasiswa impianmu makin matang, jangan lupa ikuti update terbarunya di Instagram, TikTok, dan YouTube Mr.BOB Academia, ya! 

Nah, buat kamu yang lagi pusing atau overthinking soal skor IELTS/TOEFL yang belum sesuai target, jangan nyerah dulu. Chat kita di WhatsApp aja yuk, Semangat!

Related Post

Leave a Comment