13 Negara yang Menerima TOEFL iBT untuk Kuliah S1, Dari Asia Sampai Amerika!

Fadhilah Nur

June 25, 2026

8
Min Read
negara yang menerima toefl ibt

Mr.BOB Academia – Syarat yang paling sering ditemui untuk mendaftar kuliah di luar negeri atau beasiswa pasti tidak lepas dari tes kemampuan bahasa inggris.

Bicara soal tes bahasa Inggris, nama TOEFL iBT pasti sudah sangat sering berseliweran di telingamu. Menariknya, masih banyak yang mengira kalau tes ini cuma berguna kalau kita mau kuliah ke Amerika Serikat saja. 

Padahal, faktanya jauh lebih luas dari itu! Saat ini, TOEFL iBT sudah menjadi paspor digital yang siap mengantarmu ke kampus impian. 

Penasaran negara mana saja yang menerima tes ini untuk jenjang S1? Yuk, kita bedah satu per satu!

negara yang menerima toefl ibt

Table of Contents

Apa Itu TOEFL iBT? Kenalan Singkat Biar Nggak Gagal Paham

Sebelum melangkah lebih jauh, ibarat pepatah “tak kenal maka tak sayang”, mari kita ulas sedikit seputar makhluk bernama TOEFL iBT ini. 

TOEFL sendiri merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language, sedangkan singkatan “iBT” merujuk pada internet-Based Test

Format Ujian yang Berbasis Internet

Ujian TOEFL iBT ini sepenuhnya dilakukan di depan komputer yang terhubung ke jaringan internet resmi milik ETS (Educational Testing Service). 

4 Skill Utama yang Diuji

Dalam satu sesi ujian yang memakan waktu sekitar 2 jam (format terbaru yang sudah dipangkas agar lebih efisien), kamu bakal diuji oleh empat keahlian utama:

  • Reading (Membaca): Memahami teks akademik yang panjang dan rumit.
  • Listening (Mendengar): Menyimak percakapan kuliah atau diskusi kampus.
  • Speaking (Berbicara): Cuap-cuap menjawab pertanyaan lewat mikrofon.
  • Writing (Menulis): Mengetik esai argumen ilmiah di papan ketik.

Total skor maksimal dari tes ini adalah 120 poin, di mana masing-masing bagian memiliki bobot maksimal 30 poin.

Baca juga : Siap Taklukan Ujian? Simulasi Contoh Soal TOEFL iBT Beserta Pembahasannya

Mengapa Menggunakan TOEFL iBT, Bukan IELTS? Ini Rahasianya!

Pas mau daftar kuliah, biasanya pihak kampus memberikan pilihan: “Bisa melampirkan TOEFL iBT atau IELTS.” Nah, disinilah dilema remaja abad ke-21 dimulai. 

Mengapa kamu harus menjatuhkan pilihan pada TOEFL iBT ketimbang IELTS? Di bawah ini beberapa alasan logis yang bisa jadi bahan pertimbanganmu.

Kenyamanan Format Komputer vs Tatap Muka

Ini dia faktor penentu buat kaum introvert atau kamu yang gampang grogi. Pada tes IELTS, sesi Speaking dilakukan secara langsung bertatap muka dengan penguji.

Sedangkan TOEFL iBT kamu berbicara menghadap komputer dan suaramu direkam. Bagi sebagian orang, ngomong sama benda mati itu jauh lebih santai ketimbang ditatap langsung oleh penguji manusia. 

Penerimaan Global yang Nggak Kalah Luas

Ada mitos kuno yang bilang, “Kalau ke Eropa atau Australia harus IELTS, kalau ke Amerika baru TOEFL.” 

Hapus mitos itu dari pikiranmu sekarang! Sekarang zaman nya sudah berubah. Lebih dari 12.500 institusi di 160 negara menerima TOEFL iBT dengan tangan terbuka. 

Jadi, mau kamu mendarat di London, Tokyo, atau Sydney, sertifikat TOEFL iBT milikmu tetap sakti mandraguna.

Objektivitas Penilaian Kombinasi AI

Sistem penilaian TOEFL iBT menggunakan teknologi terpusat yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) canggih dengan penilaian dari beberapa ahli manusia terverifikasi. 

Artinya apa? Penilaiannya sangat objektif. Nggak bakal ada kasus skor kamu jeblok hanya karena pengujinya lagi bad mood karena belum minum kopi di pagi hari. Adil banget, kan?

Daftar 13 Negara & Universitas Terbaik Tujuan S1 yang Menerima TOEFL iBT

Sekarang, mari kita masuk ke menu utama. Negara mana saja sih yang bisa kamu sasar untuk kuliah S1 menggunakan modal skor TOEFL iBT? 

Siapkan catatanmu, karena kita akan keliling dunia lewat daftar di bawah ini!

1. Amerika Serikat – Kiblatnya TOEFL iBT

Sebagai tempat lahirnya tes ini, Amerika Serikat jelas menerima TOEFL iBT di seluruh universitasnya tanpa terkecuali. Mulai dari kampus kelas teri sampai kelas kakap selevel Ivy League, semuanya memakai standar tes ini.

Rekomendasi Kampus & Minimal Skor

  • Harvard University: Minimal skor 100 (Disarankan di atas 105).
  • Stanford University: Minimal skor 100.
  • Massachusetts Institute of Technology (MIT): Minimal skor 90 (Namun rata-rata mahasiswa yang lolos memiliki skor >100).

2. Inggris (United Kingdom) – Nggak Cuma Pakai IELTS

Meskipun Inggris punya IELTS, universitas top di sana tetap menerima TOEFL iBT untuk pendaftaran program S1 (undergraduate). Jadi kamu nggak perlu minder kalau mau mendaftar ke negeri Big Ben ini.

Rekomendasi Kampus & Minimal Skor

  • University of Oxford: Minimal skor 110 (Dengan sub-skor minimal: Listening 22, Reading 24, Speaking 25, Writing 24).
  • University of Cambridge: Minimal skor 110 (Masing-masing elemen minimal 25).

3. Kanada – Destinasi Ramah Imigran

Kanada terkenal dengan kualitas hidupnya yang tinggi dan ramah bagi mahasiswa internasional. Kampus-kampus di Kanada menganggap TOEFL iBT sebagai standar emas penilaian bahasa Inggris.

Rekomendasi Kampus & Minimal Skor

  • University of Toronto: Minimal skor 100 (Ditambah minimal skor Writing 22).
  • McGill University: Minimal skor 90-100 (Tergantung jurusan yang dipilih).

Baca juga : Jangan Salah Target! Intip Perbandingan Minimal Skor TOEFL Antar Negara

4. Australia – Kuliah Nyaman di Negeri Kanguru

Australia adalah salah satu tujuan favorit mahasiswa Indonesia karena jaraknya yang relatif dekat. Seluruh universitas negeri di Australia menerima skor TOEFL iBT untuk penerimaan mahasiswa baru.

Rekomendasi Kampus & Minimal Skor

  • The University of Melbourne: Minimal skor 79 (Writing 21, Speaking 18, Reading 13, Listening 13).
  • Australian National University (ANU): Minimal skor 80 (Masing-masing komponen minimal 20 untuk Reading & Writing, dan 18 untuk Dan Listening & Speaking).

5. Singapura – Kuliah Kelas Dunia Dekat Rumah

Mau kuliah di kampus top 15 besar dunia tapi nggak mau naik pesawat terlalu lama? Singapura adalah jawabannya. Dua kampus utamanya sangat menerima TOEFL iBT.

Rekomendasi Kampus & Minimal Skor

6. Jepang – Program Internasional Tanpa Ribet Bahasa Lokal

Saat ini, Jepang gencar membuka English-taught programs untuk jenjang S1. Artinya, kamu bisa kuliah di Jepang dengan pengantar bahasa Inggris penuh tanpa harus lancar bahasa Jepang duluan!

Rekomendasi Kampus & Minimal Skor

7. Korea Selatan – Kuliah Keren di Negeri Hallyu

Nggak cuma seru buat nonton drakor atau konser K-Pop, Korea Selatan punya kualitas pendidikan luar biasa. Kampus-kampus elit di sana menggunakan TOEFL iBT untuk menjaring talenta global.

Rekomendasi Kampus & Minimal Skor

8. Jerman – Pendidikan Berkualitas, Banyak Gratisnya

Siapa yang nggak tahu kalau kuliah di universitas negeri Jerman itu bebas biaya kuliah alias gratis? Nah, untuk mendaftar ke kelas internasional berbahasa Inggris di sana, sertifikat TOEFL iBT-mu adalah kuncinya.

Rekomendasi Kampus & Minimal Skor

9. Belanda – Pelopor Kelas Bahasa Inggris di Eropa

Belanda merupakan negara non-native bahasa Inggris di Eropa yang memiliki program kuliah berbahasa Inggris terbanyak. Masyarakatnya pun sangat fasih berbahasa Inggris, bikin kamu mudah beradaptasi.

Rekomendasi Kampus & Minimal Skor

  • University of Amsterdam (UvA): Minimal skor 92-100.
  • Delft University of Technology (TU Delft): Minimal skor 90 (Minimal 21 di tiap bagian).

10. Tiongkok (China) – Kampus Modern Berteknologi Tinggi

China berkembang pesat menjadi raksasa ekonomi dan teknologi dunia. Universitas top di sana kini membuka keran lebar-lebar bagi mahasiswa asing lewat jalur kelas internasional berbasis TOEFL iBT.

Rekomendasi Kampus & Minimal Skor

11. Hong Kong – Pusat Bisnis dan Pendidikan Asia

Sebagai wilayah kosmopolitan, Hong Kong mengadopsi sistem pendidikan bergaya barat. Semua universitas negerinya menggunakan bahasa Inggris penuh sebagai pengantar kuliah.

Rekomendasi Kampus & Minimal Skor

  • University of Hong Kong (HKU): Minimal skor 80.
  • Hong Kong University of Science and Technology (HKUST): Minimal skor 80.

12. Selandia Baru (New Zealand) – Kuliah Tenang dengan Pemandangan Indah

Kalau kamu tipe orang yang suka belajar di lingkungan yang tenang, damai, dan dikelilingi alam yang magis seperti di film Lord of the Rings, Selandia Baru wajib masuk radar.

Rekomendasi Kampus & Minimal Skor

  • University of Auckland: Minimal skor 80 (Dengan skor Writing minimal 21).
  • University of Otago: Minimal skor 80 (Dengan skor Writing minimal 20).

Baca juga : https://academiaenglishschool.com/scholarship/beasiswa-luar-negeri-tanpa-toefl/

13. Malaysia – Pilihan Paling Hemat dan Dekat

Terakhir, ada tetangga serumpun kita, Malaysia. Banyak kampus di Malaysia yang bekerja sama dengan kampus Inggris dan Australia, sehingga kamu bisa dapat double degree dengan biaya hidup yang relatif mirip seperti di kota besar Indonesia.

Rekomendasi Kampus & Minimal Skor

  • Universiti Malaya (UM): Minimal skor 80.
  • Monash University Malaysia: Minimal skor 79 (Writing 21, Speaking 18, Reading 13, Listening 13).

Kesimpulan: Siapkan Skor TOEFL iBT-mu dari Sekarang!

Nah, terbukti kan kalau TOEFL iBT itu sakti banget? Pilihan negaramu membentang sangat luas, mulai dari Asia hingga belahan benua Amerika dan Eropa yang modern. 

Kuliah S1 di luar negeri bukan lagi mimpi yang mustahil diraih asalkan kamu punya persiapan yang matang sejak dini.

Jadi, tunggu apa lagi? Biar rencana kuliah di luar negeri, beasiswa, dan karir impianmu makin matang, jangan lupa ikuti update terbarunya di Instagram, TikTok, dan YouTube Mr.BOB Academia, ya! 

Nah, buat kamu yang lagi pusing atau overthinking soal skor IELTS/TOEFL yang belum sesuai target, jangan nyerah dulu. Yuk chat kita di WhatsApp. Good luck, future global scholars! Bonne chance!

Related Post

Leave a Comment