Jangan Bingung Lagi! Ini 8 Jenis Grammar Bahasa Inggris yang Wajib Kamu Tahu Sekarang

Fadhilah Nur

May 29, 2026

5
Min Read
jenis grammar

Mr.BOB Academia – Pernah nggak sih kamu merasa sudah hafal banyak kosakata bahasa Inggris, tapi pas mau menyusun kalimat malah mendadak blank? 

Atau mungkin kamu sering merasa takut salah pasang kata kerja sampai akhirnya nggak jadi ngomong sama sekali? 

Tenang, kamu nggak sendirian. Biar kamu nggak bingung lagi, artikel ini bakal mengupas tuntas 8 jenis grammar. Yuk, kita bedah satu-satu dengan gaya yang santai!

jenis grammar

Mengenal Apa Itu Grammar, Secara Singkat

Secara sederhana, grammar adalah aturan main dalam sebuah bahasa atau sebagai pondasi utama bahasa inggris. Meskipun masih banyak yang menggampangkan, berpikir “Ah, yang penting lawan bicara paham!” Iya, betul untuk tahap awal. 

Tapi kalau kamu mau ikut tes beasiswa, melamar kerja di perusahaan multinasional, atau sekadar ingin terlihat lebih profesional, grammar yang benar adalah harga mati. 

Kabar baiknya, kamu nggak perlu menghafal semua rumus di buku setebal kamus sekaligus. Mulailah dengan memahami komponen dasarnya dulu.

Mengenal 8 Jenis Grammar Bahasa Inggris & Contohnya

Dalam dunia bahasa, ada yang namanya Parts of Speech. Ini adalah kategori kata yang memiliki fungsi spesifik dalam kalimat. Mari kita kenalan dengan delapan jagoan ini:

1. Nouns (Kata Benda)

Noun adalah kata yang kita gunakan untuk menamai segala sesuatu. Mulai dari benda mati, orang, hewan, tempat, sampai konsep abstrak seperti cinta atau kesedihan.

Contoh Penggunaan Nouns dalam Kalimat

  • “The cat sits on the table.” (Kucing itu duduk di atas meja).
  • “London is a beautiful city.” (London adalah kota yang indah).

2. Pronouns (Kata Ganti)

Bayangkan kalau kamu cerita soal temanmu bernama Budi tanpa kata ganti. “Budi pergi ke pasar, lalu Budi membeli apel, setelah itu Budi pulang.” Capek, kan? Di sinilah pronoun bekerja untuk menggantikan noun agar kalimat lebih efektif.

Contoh Penggunaan Pronouns dalam Kalimat

  • “Sarah is happy because she won the prize.” (She menggantikan Sarah).
  • “I have a new car. It is very fast.” (It menggantikan mobil).

3. Verbs (Kata Kerja)

Ini adalah mesin dari sebuah kalimat. Tanpa verb, kalimat nggak akan punya nyawa. Verb menunjukkan aksi (seperti lari) atau keadaan (seperti menjadi).

Contoh Penggunaan Verbs dalam Kalimat

  • “They study English every day.” (Mereka belajar bahasa Inggris setiap hari).
  • “He is a teacher.” (Dia adalah seorang guru – di sini is berfungsi sebagai linking verb).

4. Adjectives (Kata Sifat)

Mau bikin kalimatmu lebih berwarna? Gunakan adjective. Tugasnya adalah memberikan bumbu atau keterangan pada noun atau pronoun. Tanpa adjective, dunia jadi terasa hambar.

Contoh: “She wore a beautiful dress.” Kata beautiful menjelaskan betapa cantiknya gaun tersebut.

5. Adverbs (Kata Keterangan)

Kalau adjective menjelaskan benda, adverb menjelaskan “bagaimana” sesuatu terjadi. Biasanya menjelaskan kata kerja, kata sifat, atau bahkan sesama adverb.

Contoh: “He speaks English fluently.” (Dia bicara bahasa Inggris dengan lancar). Kata fluently menerangkan cara dia bicara (speaks).

6. Prepositions (Kata Depan)

Preposition menunjukkan hubungan posisi, arah, atau waktu. Kata-kata kecil seperti in, on, at, under, behind masuk dalam kategori ini. Meski kecil, kalau salah pakai bisa beda makna, lho!

Contoh: “The book is under the chair.” (Buku itu ada di bawah kursi).

7. Conjunctions (Kata Hubung)

Sesuai namanya, ini adalah lem yang menyatukan kata, frasa, atau kalimat. Contoh populernya adalah and, but, or, so.

Contoh: “I like coffee but I don’t like tea.” (Aku suka kopi tapi aku nggak suka teh).

8. Interjections (Kata Seru)

Ini adalah bumbu emosi. Biasanya nggak punya hubungan gramatikal langsung dengan sisa kalimat, tapi penting untuk menunjukkan ekspresi kaget, senang, atau kesal.

Contoh: “Wow! That is a great shot.” atau “Ouch! It hurts.”

Teknik Jago Grammar Tanpa Pusing

Nah, setelah tahu “siapa saja” mereka, pertanyaannya adalah: gimana cara menguasainya tanpa harus pusing tujuh keliling? Ini beberapa trik yang bisa kamu coba:

Contextual Learning: Belajar dari Keadaan Nyata

Berhenti sejenak dari buku teori. Cobalah menonton film atau mendengarkan lagu bahasa Inggris sambil memperhatikan bagaimana mereka menyusun kalimat. 

Saat kamu mendengar penyanyi favoritmu bilang, “I’ve been waiting for you,” kamu secara tidak sadar belajar tentang Present Perfect Continuous Tense

Belajar lewat konteks jauh lebih nempel di otak daripada sekadar menghafal rumus.

The Power of Small Steps: Sedikit Demi Sedikit Lama-Lama Jadi Bukit

Jangan rakus. Kalau kamu mencoba menguasai semua tenses dan grammar dalam semalam, yang ada malah korsleting. Fokuslah pada satu topik per minggu. 

Misalnya, minggu ini khusus perdalam Nouns dan Pronouns. Minggu depan pindah ke Verbs. Fokus yang kecil akan memberikan hasil yang besar.

Writing & Speaking Practice: Jangan Cuma Teori!

Berenang nggak bisa dipelajari cuma dengan baca buku, kamu harus nyebur ke air. Begitu juga grammar

Coba tulis jurnal harian pendek dalam bahasa Inggris. Atau, ajak teman ngobrol. Jangan takut salah. Salah itu tanda kamu sedang belajar. 

Semakin sering kamu gunakan, semakin refleks otakmu menyusun grammar yang benar.

Digital Tools: Sahabat Belajar di Era Modern

Kita hidup di zaman canggih. Manfaatkan aplikasi seperti Grammarly atau Hemingway Editor

Saat kamu menulis dan aplikasi itu membetulkan kesalahanmu, jangan cuma di-click “correct”. Perhatikan kenapa itu salah. Dengan begitu, aplikasi tersebut berfungsi sebagai asisten pribadi sekaligus guru grammar kamu.

Penutup: Siap Jadi Jago Grammar!

Menguasai grammar bahasa Inggris memang butuh waktu, tapi bukan berarti mustahil. Ingat, tujuannya bukan untuk menjadi sempurna dalam semalam, tapi untuk menjadi lebih baik dari kemarin. 

Biar rencana kuliah di luar negeri, beasiswa, dan karir impianmu makin matang, jangan lupa ikuti update terbarunya di Instagram, TikTok, dan YouTube Mr.BOB Academia, ya! 

Nah, buat kamu yang lagi pusing atau overthinking soal skor IELTS/TOEFL yang belum sesuai target, jangan nyerah dulu. Chat kita di WhatsApp aja yuk, Semangat!

Related Post

Leave a Comment