Academia English School – Kalau kamu lagi cari informasi tentang sertifikat TOEFL iBT vs ITP, besar kemungkinan kamu sedang mempersiapkan masa depan entah itu untuk kuliah, kerja, wisuda, atau beasiswa. Masalahnya, masih banyak orang yang bingung soal perbedaan keduanya. Bahkan, nggak sedikit yang salah pilih tes TOEFL dan akhirnya sertifikatnya nggak kepakai.
Biar kamu nggak ngalamin hal yang sama, yuk kita bahas TOEFL iBT dan TOEFL ITP secara lengkap, santai, tapi tetap akurat.

Baca juga : 7 Tips IELTS Writing untuk Mendapatkan Skor Tinggi
Apa Itu Sertifikat TOEFL?
Pengertian TOEFL Secara Umum
TOEFL adalah singkatan dari Test of English as a Foreign Language, yaitu tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang yang bukan penutur asli. Tes ini bersifat standar dan diakui secara luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Anggap saja TOEFL itu seperti rapor kemampuan bahasa Inggris versi internasional. Semakin tinggi nilainya, semakin besar peluang kamu diterima di institusi tertentu.
Fungsi Sertifikat TOEFL
Sertifikat TOEFL biasanya digunakan untuk:
- Syarat masuk perguruan tinggi
- Syarat wisuda
- Melamar beasiswa
- Melamar kerja di perusahaan tertentu
- Syarat administrasi CPNS, BUMN, atau instansi
Namun perlu diingat, tidak semua jenis TOEFL diterima di semua tempat.
Mengenal TOEFL iBT
Pengertian TOEFL iBT
TOEFL iBT (Internet-Based Test) adalah jenis TOEFL resmi internasional yang diselenggarakan oleh ETS (Educational Testing Service). Tes ini dilakukan berbasis komputer dan internet, dan hasilnya diakui oleh ribuan institusi di seluruh dunia.
TOEFL iBT sering dianggap sebagai standar tertinggi TOEFL.
Skill yang Diujikan di TOEFL iBT
Listening
Mengukur kemampuan memahami percakapan dan materi akademik berbahasa Inggris.
Reading
Mengukur kemampuan memahami teks akademik seperti artikel jurnal atau bacaan ilmiah.
Writing
Menilai kemampuan menulis esai dan merespons bacaan serta audio dalam bahasa Inggris.
Speaking
Mengukur kemampuan berbicara secara langsung melalui rekaman suara.
TOEFL iBT ini ibarat ujian komplit, karena semua skill bahasa Inggris diuji.
Sistem Penilaian TOEFL iBT
Skor TOEFL iBT berada di rentang 0–120, dengan pembagian:
- Listening: 0–30
- Reading: 0–30
- Writing: 0–30
- Speaking: 0–30
Semakin tinggi skor, semakin baik kemampuan bahasa Inggris kamu.
Contoh Sertifikat TOEFL iBT
Sertifikat TOEFL iBT biasanya berbentuk dokumen digital resmi dari ETS yang mencantumkan:
- Nama peserta
- Nomor registrasi
- Skor tiap skill
- Total skor
- Tanggal tes
- Masa berlaku (2 tahun)
Baca juga : 7 Tips IELTS Writing untuk Mendapatkan Skor Tinggi
Mengenal TOEFL ITP
Pengertian TOEFL ITP
TOEFL ITP (Institutional Testing Program) adalah tes TOEFL yang umumnya digunakan untuk kebutuhan institusi lokal, seperti kampus atau lembaga tertentu di Indonesia.
Berbeda dengan iBT, TOEFL ITP tidak menguji kemampuan speaking dan writing.
Skill yang Diujikan di TOEFL ITP
Listening
Menguji kemampuan memahami percakapan bahasa Inggris.
Structure & Written Expression
Menguji pemahaman tata bahasa atau grammar.
Reading
Menguji kemampuan memahami teks bacaan.
Sistem Penilaian TOEFL ITP
Skor TOEFL ITP berada di rentang 310–677. Skor ini merupakan gabungan dari ketiga skill yang diujikan dan tidak bisa dikonversi langsung ke TOEFL iBT.
Contoh Sertifikat TOEFL ITP
Sertifikat TOEFL ITP biasanya dikeluarkan oleh lembaga penyelenggara dan berisi:
- Nama peserta
- Skor TOEFL
- Tanggal tes
- Nama institusi
Bentuknya bisa sertifikat fisik atau digital, tergantung kebijakan lembaga.
Perbedaan TOEFL iBT dan TOEFL ITP
Perbedaan dari Segi Fungsi
TOEFL iBT digunakan untuk kebutuhan internasional, sedangkan TOEFL ITP lebih sering digunakan untuk kebutuhan dalam negeri.
Perbedaan dari Segi Skill
TOEFL iBT menguji 4 skill lengkap, sedangkan TOEFL ITP hanya menguji 3 skill tanpa speaking dan writing.
Perbedaan dari Segi Skor
TOEFL iBT menggunakan skala 0–120, sementara TOEFL ITP menggunakan skala 310–677.
Perbedaan dari Segi Biaya
Secara umum:
- TOEFL iBT: lebih mahal
- TOEFL ITP: lebih terjangkau
TOEFL iBT atau ITP: Mana yang Harus Dipilih?
TOEFL untuk Kuliah
Jika target kamu adalah kuliah di luar negeri, maka TOEFL iBT adalah pilihan wajib.
TOEFL untuk Kerja
Untuk kerja di perusahaan lokal, BUMN, atau syarat administratif, TOEFL ITP biasanya sudah cukup.
TOEFL untuk Beasiswa
Sebagian besar beasiswa internasional mensyaratkan TOEFL iBT.
Tips Memilih Jenis TOEFL yang Tepat
- Cek syarat resmi dari institusi tujuan
- Tentukan tujuan jangka panjang
- Sesuaikan dengan kemampuan dan budget
- Jangan hanya ikut-ikutan
Salah pilih TOEFL itu ibarat salah beli tiket capek di jalan, tapi nggak sampai tujuan.
Kesalahan Umum Saat Memilih TOEFL
Beberapa kesalahan yang sering terjadi:
- Mengira TOEFL ITP bisa dipakai ke luar negeri
- Tidak mengecek masa berlaku sertifikat
- Mengabaikan syarat institusi tujuan
Padahal, kesalahan kecil ini bisa berdampak besar.
Penutup
Perbedaan sertifikat TOEFL iBT vs ITP terletak pada fungsi, skill yang diuji, sistem skor, dan tujuan penggunaannya. TOEFL iBT cocok untuk kebutuhan internasional, sedangkan TOEFL ITP lebih relevan untuk kebutuhan akademik dan profesional di dalam negeri.
Jadi, sebelum daftar tes TOEFL, pastikan kamu tahu tujuan akhir kamu ya.
Kalau kamu ingin belajar materi bahasa Inggris lainnya, yuk lanjut baca artikel-artikel menarik di website kita. Jangan lupa juga follow Instagram, TikTok, dan YouTube kita ya, biar kamu selalu update tips dan konten belajar terbaru. Kalau kamu mau makin pede ngomong bahasa Inggris, langsung aja daftar kursus di Mr. BOB Kampung Inggris. Atau kalau masih mau tanya-tanya dulu, kita siap ngobrol lewat WhatsApp kok.


Leave a Comment