Perbedaan e.g. dan i.e. yang Wajib Kamu Tahu dalam Bahasa Inggris

Fadhilah Nur

21/01/2026

5
Min Read
perbedaan e.g. dan i.e.

On This Page

Academia English School – Memahami perbedaan e.g. dan i.e. seringkali menjadi tantangan tersendiri saat kita baru mendalami literasi bahasa Inggris. Bayangkan kamu sedang asyik membaca jurnal ilmiah atau artikel berita internasional, lalu tiba-tiba konsentrasimu terpecah hanya karena dua singkatan ini muncul di tengah kalimat. Jujur saja, banyak dari kita yang asal tebak saja artinya. Padahal, kalau salah pakai dalam tulisan formal, bisa-bisa maksud kalimatmu jadi melenceng jauh.

Memahami perbedaan e.g. dan i.e. itu ibarat tahu bedanya pedal gas dan rem di mobil. Kelihatannya mirip karena sama-sama ada di bawah, tapi fungsinya bumi dan langit! Yuk, kita bedah satu per satu supaya kamu nggak salah lagi saat nulis email ke bos atau ngerjain tugas kampus.

e.g.

Baca juga : 5 Singkatan Bahasa Inggris yang Paling Sering Dipakai Gen Z

Kenapa Banyak Orang Bingung Perbedaan e.g. dan i.e.?

Masalah utamanya sederhana: singkatan i.e. dan e.g. sama-sama singkatan bahasa Latin, sama-sama diawali huruf kecil, dan sering muncul di tengah kalimat untuk memberikan informasi tambahan. Karena bentuknya yang “mirip-mirip”, banyak orang menganggap keduanya adalah cara keren untuk bilang “contohnya”. Padahal, yang satu buat pamer pilihan, yang satu lagi buat mempersempit makna.

Mengenal Lebih Dekat Apa Itu e.g.

Mari kita mulai dengan yang paling sering digunakan, yaitu e.g. Kalau kamu ingin menyebutkan beberapa hal dari sekian banyak pilihan, inilah jagoannya.

Asal-Usul Latin e.g. (Exempli Gratia)

Secara teknis, e.g. adalah singkatan dari frasa Latin exempli gratia. Kalau diterjemahkan ke bahasa Inggris, artinya adalah “for the sake of example” atau simpelnya dalam bahasa Indonesia: “contohnya” atau “misalnya”.

Cara Penggunaan e.g. dalam Kalimat

Bayangkan kamu sedang membicarakan kategori besar, lalu kamu ingin memberikan satu atau dua sampel dari kategori itu. Gunakan e.g. di sini. Kamu nggak perlu menyebutkan semua anggota kelompok tersebut, cukup beberapa saja sebagai perwakilan.

Contoh Kalimat Menggunakan e.g.

  • “I love citrus fruits, e.g., oranges and lemons.” (Di sini kamu bilang suka buah sitrus, contohnya jeruk dan lemon. Tapi bukan berarti kamu cuma suka dua itu saja, bisa jadi kamu juga suka limau atau grapefruit.)
  • “You should bring outdoor gear, e.g., a tent and a sleeping bag.” (Artinya, tenda dan kantong tidur cuma contoh. Kamu tetap boleh bawa kompor atau alat pancing.)

Mengenal Lebih Dekat Apa Itu i.e.

Sekarang, kita beralih ke saudaranya yang lebih “eksklusif”, yaitu i.e. Singkatan ini fungsinya bukan buat kasih contoh random, tapi buat kasih penjelasan yang lebih spesifik atau definisi ulang.

Asal-Usul Latin i.e. (Id Est)

i.e. berasal dari kata id est, yang dalam bahasa Inggris berarti “that is” atau “in other words”. Dalam bahasa kita, ini sepadan dengan kata “yaitu”, “yakni”, atau “dengan kata lain”.

Kapan Kamu Harus Menggunakan i.e.?

Gunakan i.e. saat kamu ingin memperjelas apa yang baru saja kamu katakan. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang setara namun dalam bahasa yang lebih detail. Jika e.g. membuka pintu ke banyak kemungkinan, i.e. justru menutup pintu dan menunjuk langsung ke intinya.

Contoh Kalimat Menggunakan i.e.

  • “The service is available everyday, i.e., Monday to Sunday.” (Di sini kamu menjelaskan arti “setiap hari” secara spesifik, yaitu Senin sampai Minggu. Tidak ada hari lain di luar itu.)
  • “I’m going to my favorite place, i.e., the library.” (Kamu menjelaskan tempat favoritmu itu ya cuma satu: perpustakaan.)

Perbedaan Utama: e.g. dan i.e.

Masih bingung? Mari kita pakai analogi. Kalau e.g. itu seperti kamu bilang, “Aku suka makan junk food, contohnya burger.” (Berarti kamu mungkin juga suka pizza atau ayam goreng). Sedangkan i.e. itu seperti kamu bilang, “Aku cuma mau makan junk food favoritku, yaitu burger.” (Berarti pilihanmu cuma burger, titik).

Jadi, e.g. menambah daftar, sementara i.e. memberikan definisi.

Perbedaan e.g dan i.e. : Aturan Penulisan dan Tanda Baca

Nulisnya nggak boleh sembarangan kalau mau terlihat pro. Ada aturan mainnya dalam dunia literasi bahasa Inggris.

Haruskah Pakai Titik dan Koma?

Dalam gaya penulisan Amerika (American English), standar yang paling diterima adalah menggunakan titik setelah setiap huruf dan koma setelah singkatan tersebut.

  • Benar: i.e., atau e.g.,
  • Salah: ie atau eg (kecuali dalam pesan singkat yang sangat kasual).

Cetak Miring atau Tegak?

Dulu, karena ini bahasa Latin, orang sering menulisnya dengan huruf miring (italics). Tapi sekarang, karena sudah sangat umum dalam bahasa Inggris, kamu cukup menulisnya dengan huruf tegak biasa. Nggak perlu ribet!

Jembatan Keledai: Cara Instan Mengingat Perbedaan e.g. dan i.e.

Kalau kamu tipe pelupa, pakai trik “plesetan” ini:

  1. e.g. = Ingat saja Example Given (Contoh yang diberikan). Huruf E untuk Example.
  2. i.e. = Ingat saja In Ether words (Dengan kata lain). Huruf I untuk In.

Gampang banget, kan? Sekali hafal pola ini, kamu nggak bakal ketuker lagi seumur hidup.

Kesalahan Umum Mengenai Perbedaan e.g. dan i.e. 

Banyak orang membuat daftar contoh yang sangat panjang setelah e.g. lalu menutupnya dengan kata “etc.” (dan lain-lain). Ini sebenarnya pemborosan kata (redundant). Karena e.g. sudah bermakna “contohnya” (yang menyiratkan masih ada hal lain), kamu nggak perlu lagi pakai “etc.” di akhir kalimat.

  • Salah: “I like colors, e.g., red, blue, green, etc.”
  • Benar: “I like colors, e.g., red, blue, and green.”

Penutup

Memahami perbedaan e.g dan i.e. adalah langkah kecil yang bikin kualitas tulisan bahasa Inggrismu naik kelas. Ingat aja kalau e.g. untuk memberi contoh dari sekian banyak pilihan, sedangkan i.e. untuk memberikan penjelasan spesifik atau definisi lain dari apa yang kamu maksud. Dengan tanda titik dan koma yang tepat, kamu sudah siap nulis seperti penutur asli! 

Jangan sampai kebingungan ini menghambat progres belajarmu. Kalau kamu ingin terus update tips bahasa Inggris yang praktis atau butuh bantuan lebih lanjut dalam belajar grammar, yuk ikuti terus konten kami. Jangan lupa mampir ke Instagram, TikTok, dan YouTube kami untuk tips cepat harian. Kalau kamu merasa butuh bimbingan intensif atau sekadar ingin tanya-tanya soal kursus, langsung saja chat via WhatsApp ya. Kita belajar bareng sampai mahir!

Related Post

Leave a Comment