7 Perbedaan TOEFL ITP dan iBT: Panduan Lengkap untuk Pemula

Fadhilah Nur

15/01/2026

5
Min Read
toefl

On This Page

Pernahkah Anda merasa bingung saat melihat persyaratan beasiswa yang meminta sertifikat TOEFL, tapi tiba-tiba ada embel-embel “ITP” atau “iBT”? Rasanya seperti ingin memesan kopi tapi ditanya mau Arabica atau Robusta. Keduanya sama-sama kopi, tapi rasanya beda jauh! Begitu juga dengan TOEFL. Memilih jenis tes yang salah bukan hanya membuang uang, tapi juga bisa membuat aplikasi beasiswa atau kerja Anda ditolak mentah-mentah. Mari kita bedah apa sebenarnya perbedaan mencolok di antara keduanya.

toefl

Baca juga : Sertifikat TOEFL iBT vs ITP: Contoh, Jenis, dan Perbedaannya Lengkap

TOEFL ITP: Si “Tradisional” yang Masih Eksis

Institutional Testing Program (ITP) adalah jenis tes TOEFL yang biasanya digunakan untuk keperluan internal di dalam suatu negara atau institusi. Bayangkan ini sebagai “tes standar” yang lebih lokal. Soal-soalnya masih menggunakan format Paper-Based, di mana Anda akan berkutat dengan pensil 2B dan lembar jawaban komputer (LJK).

TOEFL iBT: Standar Emas Internasional

Internet-Based Test (iBT) adalah “kakak besar” yang diakui secara global. Jika Anda berencana kuliah ke Amerika Serikat, Inggris, atau Australia, inilah tes yang mereka cari. IBT mengukur kemampuan Anda dalam mengintegrasikan empat keterampilan bahasa Inggris sekaligus di depan layar komputer.

1. Media Ujian: Kertas vs Layar Komputer

Perbedaan paling fisik adalah medianya. Di TOEFL ITP, Anda akan merasakan sensasi membolak-balik kertas soal dan menghitamkan bulatan jawaban. Bagi sebagian orang, ini lebih nyaman karena tidak membuat mata cepat lelah. Sebaliknya, TOEFL iBT sepenuhnya dilakukan secara daring (online) menggunakan komputer. Anda akan mengetik esai di keyboard dan berbicara menggunakan headset dengan mikrofon. Jika Anda tipe orang yang lebih cepat mengetik daripada menulis tangan, iBT mungkin terasa lebih modern.

2. Materi yang Diujikan: Apakah Ada Sesi Berbicara?

Ini adalah poin krusial. Banyak orang “takut” iBT karena ada sesi Speaking.

Struktur Komponen TOEFL ITP

TOEFL ITP hanya menguji tiga kemampuan: Listening Comprehension, Structure and Written Expression (tata bahasa), dan Reading Comprehension. Tidak ada tes bicara (Speaking) maupun menulis (Writing) yang kompleks. Fokusnya sangat kental pada grammar.

Struktur Komponen TOEFL iBT

iBT jauh lebih komprehensif. Anda akan diuji dalam Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Menariknya, soal di iBT seringkali bersifat terpadu (integrated). Misalnya, Anda diminta membaca sebuah teks, mendengarkan kuliah singkat tentang topik yang sama, lalu menjelaskan rangkumannya secara lisan. Ini benar-benar menguji seberapa siap Anda “hidup” di lingkungan akademik luar negeri.

3. Durasi Tes: Siapkan Stamina Kamu!

Menjalani tes bahasa Inggris itu seperti lari maraton bagi otak. TOEFL ITP relatif lebih singkat, hanya sekitar 2 jam saja. Anda masuk, kerjakan soal, dan selesai sebelum jam makan siang. Sementara itu, TOEFL iBT bisa memakan waktu sekitar 3 jam (meskipun format terbaru sudah lebih singkat dari versi 4 jam yang lama). Anda butuh konsentrasi tingkat tinggi karena setelah lelah membaca dan mendengar, Anda masih harus berbicara dan menulis esai.

4. Rentang Skor: Jangan Sampai Bingung Membacanya

Sistem penilaian keduanya sangat berbeda. Skor TOEFL ITP berkisar antara 310 hingga 677. Jika Anda dapat skor 550, itu sudah dianggap cukup bagus untuk standar lokal. Sedangkan TOEFL iBT menggunakan skala 0 hingga 120. Jadi, jangan kaget kalau teman Anda bilang skornya “hanya” 90. Itu bukan nilai jelek, justru itu setara dengan skor 570-an di ITP!

5. Biaya Tes: Investasi atau Kuras Kantong?

Mari bicara jujur soal anggaran. TOEFL ITP jauh lebih ramah di kantong, biasanya berkisar antara Rp500.000 hingga Rp600.000. Sangat terjangkau untuk mahasiswa. Namun, TOEFL iBT adalah investasi besar. Biayanya dipatok dalam Dollar AS (sekitar $210 atau sekitar Rp3,3 jutaan). Harga ini standar di seluruh dunia karena pusat kendalinya ada di ETS Amerika Serikat.

6. Masa Berlaku dan Pengakuan Sertifikat

Keduanya sama-sama berlaku selama 2 tahun. Namun, cakupan pengakuannya berbeda, seperti bumi dan langit. ITP biasanya hanya berlaku untuk melamar kerja di dalam negeri (BUMN atau CPNS tertentu), pendaftaran kampus lokal, atau syarat kelulusan wisuda. Jika mimpi Anda adalah menembus Ivy League atau bekerja di perusahaan multinasional di Singapura, sertifikat iBT adalah “paspor” yang wajib Anda miliki.

7. Lokasi dan Frekuensi Penyelenggaraan

Karena ITP lebih simpel, banyak kursus bahasa Inggris atau pusat bahasa kampus yang menyelenggarakannya hampir setiap minggu. Untuk iBT, karena membutuhkan perangkat komputer yang terstandarisasi dan pengawasan ketat dari ETS, lokasinya lebih terbatas di kota-kota besar saja dengan jadwal yang sudah ditentukan secara internasional.

Penutup: Pilih ITP atau iBT?

Jadi, pilih yang mana? Jawabannya sederhana: Tergantung tujuan Anda. Jika Anda butuh sertifikat cepat dan murah untuk syarat skripsi atau melamar kerja di instansi lokal, TOEFL ITP adalah pemenangnya. Namun, jika Anda punya ambisi besar untuk kuliah atau karier internasional, jangan tanggung-tanggung, ambillah TOEFL iBT. Meskipun lebih sulit dan mahal, iBT membuka lebih banyak pintu peluang di masa depan. Persiapkan diri Anda dengan matang, karena kedua tes ini butuh strategi yang berbeda!

Kalau kamu masih haus materi seru lainnya, mampir aja ke artikel-artikel menarik di website kita ya. Oiya, jangan lupa follow Instagram, TikTok, sama YouTube kita juga biar kamu nggak ketinggalan tips belajar terbaru yang pastinya berfaedah.

Terus, buat kamu yang pengen beneran ‘naik kelas’ dan pengen dapet skor TOEFL impian biar nggak sekadar jadi mimpi, langsung daftar kursus di Mr. BOB Kampung Inggris! Kita punya program persiapan TOEFL yang bakal bantu kamu naklukin soal-soal sulit dengan cara yang seru. Tapi kalau masih galau mau pilih ITP atau iBT, atau mau tanya-tanya dulu soal programnya, santai aja, chat kita di WhatsApp ya. Kita siap nemenin kamu ngobrol dan kasih solusi terbaik buat kamu!

Related Post

2 responses to “7 Perbedaan TOEFL ITP dan iBT: Panduan Lengkap untuk Pemula”

  1. […] Baca juga : 7 Perbedaan TOEFL ITP dan iBT: Panduan Lengkap untuk Pemula […]

  2. […] Baca juga : 7 Perbedaan TOEFL ITP dan iBT: Panduan Lengkap untuk Pemula […]

Leave a Comment