Mr.BOB Academia – Memahami perbedaan i.e. dan e.g. seringkali menjadi tantangan tersendiri saat kita baru mendalami literasi bahasa Inggris.
Banyak yang asal tebak artinya padahal kalau salah pakai dalam tulisan formal, bisa-bisa maksud kalimatmu jadi melenceng jauh.
Yuk, kita bedah satu per satu supaya kamu nggak salah lagi saat nulis email ke bos atau ngerjain tugas kampus.

Kenapa Sih Sering Tertukar Antara i.e. dan e.g.?
Masalah utamanya sederhana: keduanya sama-sama singkatan bahasa Latin, sama-sama diawali huruf kecil, dan sering muncul di tengah kalimat.
Karena bentuknya yang “mirip-mirip”, banyak orang menganggap keduanya adalah cara keren untuk bilang “contohnya”.
Mengenal Lebih Dekat Apa Itu i.e.
Singkatan ini fungsinya bukan buat kasih contoh random, tapi buat kasih penjelasan yang lebih spesifik atau definisi ulang.
Asal-Usul Latin i.e. (Id Est)
i.e. berasal dari kata id est, yang dalam bahasa Inggris berarti “that is” atau “in other words”. Dalam bahasa kita, ini sepadan dengan kata “yaitu”, “yakni”, atau “dengan kata lain”.
Kapan Kamu Harus Menggunakan i.e.?
Gunakan i.e. saat kamu ingin memperjelas apa yang baru saja kamu katakan.
Contoh Kalimat Menggunakan i.e.
- “The service is available everyday, i.e., Monday to Sunday.” (Di sini kamu menjelaskan arti “setiap hari” secara spesifik, yaitu Senin sampai Minggu. Tidak ada hari lain di luar itu.)
- “I’m going to my favorite place, i.e., the library.” (Kamu menjelaskan tempat favoritmu itu ya cuma satu: perpustakaan.)
Biar bahasa inggris mu makin jago, yuk kepoin perbedaan How Much dan How Many: Penjelasan Simpel dan Contoh
Mengenal Lebih Dekat Apa Itu e.g.
Secara teknis, e.g. adalah singkatan dari frasa Latin exempli gratia.
Kalau diterjemahkan ke bahasa Inggris, artinya adalah “for the sake of example” atau simpelnya dalam bahasa Indonesia: “contohnya” atau “misalnya”.
Cara Penggunaan e.g. dalam Kalimat
Digunakan ketika kamu ingin menyebutkan satu atau dua contoh dari kategori besar.
Contoh Kalimat Menggunakan e.g.
- “I love citrus fruits, e.g., oranges and lemons.” (Di sini kamu bilang suka buah sitrus, contohnya jeruk dan lemon. Tapi bukan berarti kamu cuma suka dua itu saja, bisa jadi kamu juga suka limau atau grapefruit.)
- “You should bring outdoor gear, e.g., a tent and a sleeping bag.” (Artinya, tenda dan kantong tidur cuma contoh. Kamu tetap boleh bawa kompor atau alat pancing.)
Aturan Penulisan dan Tanda Baca yang Benar
Nulisnya nggak boleh sembarangan kalau mau terlihat pro. Ada aturan mainnya dalam dunia literasi bahasa Inggris.
Haruskah Pakai Titik dan Koma?
Dalam gaya penulisan Amerika (American English), standar yang paling diterima adalah menggunakan titik setelah setiap huruf dan koma setelah singkatan tersebut.
- Benar: i.e., atau e.g.,
- Salah: eg atau ie (kecuali dalam pesan singkat yang sangat kasual).
Cetak Miring atau Tegak?
Jawabannya adalah kamu cukup menulisnya dengan huruf tegak.
Cara Instan Mengingat Perbedaan i.e. dan e.g.
Kalau kamu tipe pelupa, pakai trik “plesetan” ini:
- i.e. = Ingat saja In Ether words (Dengan kata lain). Huruf I untuk In.
- e.g. = Ingat saja Example Given (Contoh yang diberikan). Huruf E untuk Example.
Gampang banget, kan? Sekali hafal pola ini, kamu nggak bakal ketuker lagi seumur hidup.
Penutup
Memahami perbedaan i.e. dan e.g. adalah langkah kecil yang bikin kualitas tulisan bahasa Inggrismu naik kelas. Kalau kamu ingin terus update tips belajar bahasa Inggris yang praktis, punya mimpi kuliah di luar negeri, yuk follow Instagram, TikTok, dan subscribe YouTube kami!
Tapi, kalau masih overthinking soal skor IELTS atau TOEFL yang gitu-gitu aja, chat aja di WhatsApp kami ya! Kami siap jadi teman diskusi untuk raih kampus impianmu!



Leave a Comment